BANDA ACEH – Kepala Disdikpora Kota Banda Aceh beserta rombongan Wali Kota Banda Aceh memantau pelaksanaan Ujian Nasional hari pertama tingkat SMA/sederajat di SMK N 1 Kota Banda Aceh yang berbasis komputer dan SMA N 11 Kota Banda Aceh yang berbasis kertas (04/04/2016).
Ujian berbasis komputer ini digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diikuti oleh seluruh sekolah di Indonesia. Pada tahun ini terdapat 18 sekolah di Kota Banda Aceh yang menerapkan UNBK, masing-masing terdiri dari tujuh sekolah tingkat SMA, tiga sekolah tingkat SMK dan delapan sekolah tingkat SMP.
Ibu Illiza mengungkapkan para peserta ujian memberitahu jika mereka lebih senang mengikuti ujian secara online ketimbang manual. “Dengan komputer lebih praktis, mudah, dan membuat mereka bisa lebih fokus menjawab soal ujian.” Ungkapnya.
Kedepannya UNBK dapat dilaksanakan di semua sekolah yang ada di Banda Aceh. “Saya menilai UNBK ini lebih baik, dan tahun ini ada 10 SMA/sederajat yang sudah melaksanakannya. Mudah-mudahan berjalan lancar karena ketersediaan listrik dan internet tentu sudah kita antisipasi,” harapnya.
Kepala Disdikpora mengungkapkan bahwa pada hari pertama UN tingkat SMA/sederajat tahun ini diikuti oleh 4.902 siswa peserta ujian. Seluruhnya mengikuti ujian dan belum ada laporan peserta yang berhalangan hadir.








